Prof DR Sutan Nasomal : Presiden Ri Harap Membangun Kereta Api Wilayah Bogor Puncak Cianjur Akan Mengurangi Kemacetan Dan Meningkatkan Ekonomi

LIPUTAN BARAT

- Redaksi

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:13 WIB

5016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Presiden RI Prabowo Subianto di harapkan masyarakat dapat membuat jalur kereta api Bogor ke puncak Cisarua Cipanas sampai Cianjur Selatan guna membantu mengurangi kemacetan di puncak.

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH sebagai pemerhati masyarakat Indonesia menyampaikan kepada media bahwa sangat penting keberadaan jalur kereta api untuk meningkatkan ekonomi dan pariwisata, juga akan mengurangi kemacetan lalulintas yang selama 30 tahun ini terjadi di puncak.

Jakarta, Profesor Sutan Nasomal Yakini Presiden Jenderal Haji Prabowo Subianto demi kepentingan ekonomi kerakyatan kedamaian kenyamanan dan membantu bisnis pariwisata didaerah Bogor Puncak Cianjur jalur Ke Ibukota Provinsi Jawa Barat yaitu Kota Bandung keinginan pembangunan Jalur Kereta Api Bopunjur pasti diwujudkan beliau yth pak Haji Prabowo Subianto presidenku presidenmu presiden kita semua “, ujar Profesor Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional Tokoh pemerhati kemasyarakatan dan negara menjawab materi pertanyaan para pemimpin Redaksi media cetak Onlen dalam luar negeri dikantornya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka dibilangan Komplek Asrama Koppasus Cijantung Jakarta Timur 30/6/2026 via telpon selulernya

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH meminta kepada pemerintah pusat RI untuk mewujudkan keberadaan kereta api di banyak wilayah Jawa Barat terutama Bogor puncak Cisarua Cipanas sampai Cianjur Selatan. Maka secara otomatis semua saling tersambung dari jakarta dan wilayah kota kota lainnya.

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH sangat yakin bahwa Eropa seperti Jerman atau Jepang mau berinvestasi dalam pembangun kereta api Bogor puncak Cisarua Cipanas Cianjur Selatan. Kondisi perjalanan dari Bogor menuju Cipanas Cianjur sangat lama akibat kemacetan yang panjang. Bisa 7 jam perjalanan akibat kemacetan. Ini sangat tidak ekonomis dan memberatkan masyarakat untuk berwisata. Akibat dampak macet di musim liburan maka masyarakat perkotaan akan pergi ke LN seperti Singapura Malaysia atau Jepang. Padahal Jawa barat memiliki tempat wisata yang lebih bagus tetapi kekurangan penunjang transportasi.

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH yakin bila ini terwujudkan maka Negara Indonesia akan menjadi Idola tempat berkunjung serta berwisata baik domistik atau dari Manca Negara.

Eropa memanfaatkan jalur kereta api untuk meningkatkan keuntungan bukan hisapan jempol belaka. Sudah terbukti 65 tahun sangat menguntungkan.
Maka hal ini sangat penting untuk Indonesia.

Semua jalur menuju kelaut yang sangat indah melintasi pegunungan harus disiapkan Presiden RI agar pembangunan bisa merata dan investor asing semakin banyak berminat mengembangkan jalur kereta api.

Indonesia yang sangat indah sudah dikenal dunia tetapi kekurangan jalur kereta api untuk mengurangi kemacetan dan mencegah kejahatan kriminal. Semakin banyak jalur kereta api di bangun akan meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan menumbuhkan kekuatan ekonomi. Pemerintah Indonesia juga membutuhkan kereta api agar ada penunjang baru untuk masyarakat melaksanakan kegiatan menumbuhkan kekuatan ekonomi hebat.

Narasumber : Prof DR Sutan Nasomal SH,MH
Editor : Nofis

Berita Terkait

Pusat Studi Kepolisian Terus Menggeliat, Mahasiswa Bedah Gagasan Reformasi Birokrasi Polri
Pengamat Tolak Penggiringan Opini Terhadap Budi Arie, Jangan Potong Percakapan dan Framing Sepihak
Pengamat : Pengibaran Bendera Borneo Bentuk Aktualisasi Penyampaian Aspirasi
PW GP Al Washliyah Apresiasi BNN dan Polri Ringkus Gembong Narkoba di Kampung Bahari: Kado Nyata Kemerdekaan
Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Kapolri Berantas PETI dan Kejahatan Lingkungan di Sumbar, Dugaan Keterkaitan Kelangkaan Solar Diminta Diusut Tuntas
Prof DR Sutan Nasomal : Bijaksana Mengartikan Londo Ireng Sangat Penting Karena Semua Itu Adalah Saksi Sejarah
FPII Tantang Presiden Prabowo Buka-Bukaan : Siapa dan Jurnalis Mana yang Beliau Maksud Penghianat Bangsa dan Antek Asing!!
Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 06:38 WIB

Pelajar Bergantungan di Angkutan, Polres Aceh Tenggara Turun Tangan Demi Keselamatan

Kamis, 17 September 2026 - 13:28 WIB

46 Knalpot Brong Dimusnahkan, Polres Aceh Tenggara Tegaskan Komitmen Tertib Berlalu Lintas

Rabu, 16 September 2026 - 03:53 WIB

Tokoh Muda Rudi Tarigan: Apresiasi Tinggi Kinerja Kapolres dan Kasat Narkoba Aceh Tenggara

Jumat, 11 September 2026 - 06:57 WIB

Bukan Sekadar Olahraga, HKGB ke-74 Pererat Kebersamaan Keluarga Besar Polres Aceh Tenggara dan Forkopimda

Kamis, 10 September 2026 - 05:25 WIB

Tak Butuh Waktu Lama, URC Satreskrim Polres Aceh Tenggara Amankan Pelaku Curi Motor

Rabu, 9 September 2026 - 09:37 WIB

Polres Agara Musnahkan Narkotika Hasil Pengungkapan Kasus, Bupati Apresiasi Kinerja Polres Aceh Tenggara

Rabu, 9 September 2026 - 06:59 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Sambangi Polsek Lawe Bulan, Pantau Langsung Kesiapan Personel dan Kondisi Mako

Selasa, 8 September 2026 - 11:24 WIB

Knalpot Brong Mengusik Kenyamanan, Polres Aceh Tenggara Tegaskan Knalpot Brong Bakal Ditindak

Berita Terbaru